SINOPSIS

Ambisi Mira seakan semakin tak terhentikan.  walaupun dia telah menjadi penari Jazz yang cukup ternama, Mira selalu haus untuk menjadi ‘pusat perhatian’ dimanapun dia berada.

​

Intrik ‘menghalalkan segala cara’ ini selalu mendapat dukungan dari Ibu, dan Bob bisnis manajer serta dua orang sahabatnya  - Wina, penata rias dan Gita, penata kostum pertunjukan. 

​

Tahun ini, selain ingin merebut perhatian Andre - sang promotor ternama dan pemilik gedung teater Tujuh Musim.  Mira juga berhasil memanipulasi Puti, yang mempunyai hubungan kakak beradik tidak sedarah dengannya.  Puti seorang ahli botani yang berhati lembut dan sedang mempersiapkan produk kosmetika berbahan dasar herbal, akhirnya menerima bantuan Mira.

​

akankah Mira mendapat kesuksesan dan semua perhatian dunia yang selalu di impikan ?  

​

apakah justru misi terselubung ini menjadi bumerang atas sifat tamak yang  dimiliki selama ini ? 

​

apakah Puti yang selalu menjadi bulan-bulanan akhirnya bertidak tegas dan melakukan pembalasan ?

​

Sebuah pagelaran pop musikal yang terinspirasi oleh dongeng legendaris “bawang merah & bawang putih” dalam imajinasi fiksi ilmiah bertempat di satu alam semesta pararel yang berbeda, ditulis dan di sutradarai oleh Mhyajo. 

​

Dengan mengambil latar belakang dunia pertunjukan, drama musikal ini menyajikan konflik, cinta, ambisi dan kematian dibalut dalam kemasan kekinian pada unsur alunan musik komposisi Ramondo Gascaro dan tata tarian dari Ufa Sofura selama 1 jam 30 menit.

PEMERAN

Pemain dalam film “Marlina si pembunuh dalam empat babak” telah mendapatkan penghargaan Pemeran Pendatang baru Terfavorit dalam IMAA Awards 2018.   Jebolan Indonesian Idol 2010 ini juga kerap tampil dalam pertunjukan musikal di Indonesia, Musikal Laskar Pelangi dan Timun Mas.

SHAE

Penyanyi atas single “Sayang” yang pertama dirilis di Malaysia, menyusul sukses dan sangat melekat di telinga masyarakat Indonesia.  Pemain dalam Film Basahhh (2008) dan 3600 Detik (2014) ini sangat antusias untuk menyalurkan bakat tarik suara dan seni peran dalam pop musikal pertamanya.

DEA PANENDRA

DANIEL ADNAN

 Pria berdarah Jawa-Ceko, mengawali kariernya sebagai bintang iklan. Teater menjadi jalan pembuka Daniel menuju dunia perfilman, beberapa judul teater yang pernah diperani nya adalah Khatulistiwa, Aladin, Atas Nama Kota dan Verg,  pria berusia 26 tahun ini juga turut berakting dalam film feature pertamanya: “Buffalo Boys”.

JOHAN YANUAR

memulai karier dunia hiburan dengan mengikuti L-Men tahun  2010 dan mendapatkan juara 3 nasional. 2011 mewakili Indonesia utk ajang Manhunt International di Korea Selatan dan mendapatkan juara 1 The Best National Costume dan top 15. Tergabung dalam band d'journey di thn 2012-2014   dan menghasilkan 1 mini album. Saat ini fokus di dunia akting (bergabung peqho 2016) dan TV host ( di MNC Sport.

MAYA HASAN

dikenal sebagai pemain harpa ternama di Indonesia yang juga mencintai dunia akting. Pernah bermain dalam film layar lebar Koper (2006) dan terlibat dalam pentas teater seperti Gallery of Kisses (2002),   “1001 Nights”,  “Rumah Boneka” (2011),   serta beberapa kali menjadi sutradara dan juga penulis naskah pada pagelaran “Love versus Fear” (2007), “Obing”, “Panggung dari perempuan”.  Maya juga memproduksi langsung  pagelaran musikal anak anak.

INFORMASI

HARGA TIKET 

​

1. VVIP      :  Rp 699.000

2. VIP        :  Rp 599.000

3. Kelas 1 :  Rp 499.000

4. Kelas 2 :  Rp 399.000

5. Kelas 3 :  Rp 349.000

JADWAL PERTUNJUKAN  

​

22 & 23 Desember 2018

2 kali pertunjukan/hari:

pertunjukan 1 :  16.00 -  18.00

pertunjukan 2 :  20.00 - 22.00

LOKASI PERTUNJUKAN  

​

Gedung Teater Jakarta

Taman Ismail Marzuki

Jl. Cikini Raya

Jakarta Pusat

10330

6°11'22.3"S 106°50'24.7"E

0821 2431 3667

​

7EVENOTESPRODUCTION: